Tanamkan Hidup Bersih Sejak Dini, KKN UPGRIS Kelompok 40 Ajarkan 6 Langkah Cuci Tangan kepada Siswa SDN Bandungrejo 02

Fordep, Pendidikan3874 Dilihat

Fordep.id _ Bandungrejo — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 40 menggelar edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui pengenalan enam langkah mencuci tangan yang benar kepada siswa SDN Bandungrejo 02. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa dalam menanamkan kesadaran menjaga kebersihan diri sejak usia dini.

Kegiatan edukasi dikemas secara interaktif dan menyenangkan agar materi mudah dipahami oleh para siswa. Mahasiswa KKN memberikan penjelasan mengenai pentingnya mencuci tangan menggunakan sabun, kemudian dilanjutkan dengan praktik bersama enam langkah mencuci tangan yang benar.
Dalam kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan pada berbagai kondisi yang mengharuskan mereka mencuci tangan, seperti sebelum makan, setelah menggunakan toilet, setelah bermain, serta setelah melakukan aktivitas yang membuat tangan kotor. Mahasiswa juga menjelaskan bahwa tangan yang tidak bersih dapat menjadi salah satu media perpindahan kuman.

Setelah mendapatkan penjelasan, siswa diajak mempraktikkan gerakan mencuci tangan secara bertahap. Mulai dari menggosok telapak tangan, punggung tangan, sela-sela jari, hingga bagian ujung jari dan kuku. Praktik dilakukan secara bersama-sama dengan pendampingan mahasiswa KKN agar setiap tahapan dapat dilakukan dengan tepat.

Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Para siswa mengikuti setiap gerakan yang dicontohkan mahasiswa dan berpartisipasi aktif dalam sesi edukasi. Penyampaian materi melalui praktik langsung membuat kegiatan lebih komunikatif dan membantu siswa mengingat tahapan mencuci tangan.

Perwakilan anggota KKN UPGRIS Kelompok 40, Rosanti Nur Amalah, mengatakan edukasi tersebut diharapkan tidak hanya menambah pengetahuan siswa, tetapi juga membentuk kebiasaan positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kami ingin anak-anak tidak hanya tahu bahwa mencuci tangan itu penting, tetapi juga mengetahui bagaimana cara melakukannya dengan benar. Melalui praktik secara langsung, kami berharap mereka dapat menerapkan enam langkah cuci tangan ini dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah, ujar Rosanti Nur Amalah.

Menurut Rosanti, pengenalan kebiasaan hidup bersih sejak usia sekolah menjadi langkah penting karena anak-anak dapat menjadi agen perubahan di lingkungan keluarga maupun sekolah.

Kami berharap setelah kegiatan ini siswa dapat mengingat langkah-langkahnya dan membiasakan diri mencuci tangan pada waktu-waktu yang tepat. Kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan dengan benar diharapkan dapat menjadi bagian dari pola hidup bersih mereka,tambahnya.

Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari pihak sekolah dan siswa SDN Bandungrejo 02. Selain memperoleh pengetahuan mengenai pentingnya kebersihan tangan, para siswa juga mendapatkan pengalaman mempraktekkan secara langsung enam langkah mencuci tangan yang benar.

Melalui kegiatan ini, KKN UPGRIS Kelompok 40 berharap edukasi PHBS dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi siswa SDN Bandungrejo 02. Kebiasaan mencuci tangan dengan benar diharapkan dapat terus diterapkan dalam aktivitas sehari-hari sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kesehatan diri.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud kontribusi mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 40 dalam mendukung pendidikan kesehatan di lingkungan sekolah serta mendorong terbentuknya generasi yang lebih peduli terhadap kebersihan diri dan lingkungan.

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *