TANAH DATAR, FORUMKOTA.ID – Senyum bahagia merekah di wajah para petani, disambut hangat oleh para pemimpin daerah. Hari Minggu (02/08) pukul 10.00 WIB, Nagari Sawah Tangah, Kecamatan Pariangan, berubah menjadi pusat perayaan keberhasilan pertanian dengan pelaksanaan kegiatan Panen Raya Bawang Merah Tahun 2026. Momen istimewa ini menjadi bukti nyata kesuburan tanah Luhak Nan Tuo dan kegigihan petani lokal.
Kegiatan berlangsung penuh semangat dan kebersamaan, dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan tertinggi Kabupaten Tanah Datar. Hadir Kepala Kejaksaan Negeri Ryan palasi SH.MH, beserta Ketua IAD Daerah, Sekretaris Daerah, Wakil Ketua I DPRD, Kasdim 0307, Camat Pariangan, Danramil, perwakilan Polres, Wali Nagari Sawah Tangah, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran beragam elemen ini menunjukkan perhatian besar terhadap sektor pertanian sebagai tulang punggung kesejahteraan rakyat.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan doa bersama, dilanjutkan dengan sambutan hangat dari Sekretaris Daerah, Wakil Ketua DPRD, hingga Kepala Kejaksaan Negeri. Dalam amanahnya, para pemimpin memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada kerja keras petani. Acara kemudian ditutup dengan kegiatan inti: turun langsung ke lahan pertanian untuk menyaksikan proses panen secara langsung.
Dari lahan seluas sekitar satu hektar, tim berhasil memanen hasil yang membanggakan, mencapai angka sekitar 2,5 ton bawang merah berkualitas. Keberhasilan ini bukan sekadar angka, melainkan bukti nyata keberhasilan penerapan teknik budidaya yang tepat serta dukungan pembinaan dari pihak terkait. Komoditas bawang merah kini mulai menegaskan posisinya sebagai salah satu unggulan daerah yang potensial dikembangkan lebih luas.
Panen raya ini memiliki makna mendalam: mensyukuri hasil jerih payah, memotivasi petani agar terus meningkatkan produktivitas, serta memperkuat jalinan sinergi antara pemerintah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani. Semangat ini selaras dengan cita-cita menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus mengangkat taraf ekonomi keluarga petani di Tanah Datar.
Kegiatan berakhir pukul 11.30 WIB dalam suasana aman, tertib, dan penuh kebahagiaan. Diharapkan momen ini menjadi titik tolak pengembangan pertanian yang lebih maju, sehingga Sawah Tangah dan wilayah sekitarnya semakin dikenal sebagai lumbung penghasil bawang merah yang berkualitas dan berdaya saing tinggi.***











